Google+ Badge

Kamis, 27 Juni 2013

Jadwal Final Test

JADWAL FINAL TEST
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) SITI KHADIJAH MUARA TEWEH
JURUSAN TARBIYAH - PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2012/2013








No.
Waktu
Jadwal Final Test
Lokal I
Lokal II
Lokal IV
Mata Ujian
Pengawas
Mata Ujian
Pengawas
Mata Ujian
Pengawas
1
Sabtu, 29 Juni 2013







06.30 - 07.00 WIB
>>>>>>>> P E M B UK A A N <<<<<<<

07.30 - 09.00 WIB
Met. Studi Islam
1, 9, 10
Psikologi Belajar
2, 21
Pengel. Pembel. PAI
12, 14

09.15 - 10.45 WIB
Hadits
1, 9, 10
Fils. Pend. Islam
2, 22
Pengemb. Kurikulum
12, 14

15.00 - 16.30 WIB
B. Inggris B
1, 9, 10
BK. Keagamaan
2, 23
Perenc. Sist. Pembel. PAI
11, 21








2
Ahad, 30 Juni 2013







06.30 - 08.00 WIB
Profesi Keguruan
2, 7, 9
Masailul Fiqh al Haditsah
6, 23
Materi PAI
1, 10

08.15 - 09.45 WIB
Filsafat Umum
2, 7, 9
Teknik Penulisan KI
6, 21
Tafsir PAI
1, 10

10.00 - 11.30 WIB
Fiqh
2, 7, 9
Supervisi Pend.
17, 10










3
Senin, 1 Juli 2013







06.30 - 08.00 WIB
Sej. Peradaban Islam
2, 16
Pend. Keluarga
3, 22
Hadits Tarbawi
1, 23

08.15 - 09.45 WIB
Psikologi Umum
13, 16
Qawaidul Imla wal Khat
5, 15
Filsafat Pendidikan
1, 2

10.00 - 11.30 WIB
Dsr2. Adm. & Manaj. Pend.
13, 18
Sos. Pend. Agama
5, 15










4
Selasa, 2 Juli 2013







06.30 - 08.00 WIB


Bahasa Arab B
19, 20
Media & Tekno. Pendd.
1, 4

08.15 - 09.45 WIB


Ketr. Keagamaan
19, 20
Ushul Fiqh (L)
1, 4

10.00 - 11.30 WIB







Senin, 17 Juni 2013

JENIS DAN KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN


Jenis dan Klasifikasi Media Pembelajaran
žJENIS MEDIA PEMBELAJARAN
Media yang digunakan dalam pembelajaran beraneka ragam. Seseorang guru harus dapat memilih salah satu media pembelajaran yang akan digunakan. 
žPenggunaan atau pemilihan media harus disesuaikan dengan materi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Jenis Media Pembelajaran menurut Djamarah diklasifikasikan menjadi 3 yaitu :

  1. Media auditif yaitu media yang mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio,  kaset rekorder.
  2. Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan karena hanya menampilkan gambar diam seperti film bingkai, foto, gambar, atau lukisan.
  3. Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik

Jenis Media Pembelajaran menurut Rudy Brets :

  1. žMedia audio visual gerak, seperti : Film bersuara, film pada televisi, Televisi dan animasi
  2. žMedia audio visual diam, seperti : Slide. 
  3. žAudio semi gerak, seperti : tulisan bergerak bersuara
  4. žMedia visual bergerak, seperti : Film bisu
  5. žMedia visual diam, seperti : slide bisu, halaman cetak, foto
  6. žMedia audio, seperti : radio, telephon, pita audio. 
  7. žMedia cetak, seperti : buku, modul.
 
  Andersen membagi Media Pembelajaran menjadi 10 golongan yaitu :
  1. žAudio  : Kaset audio, siaran radio, CD, telepon
  2. Cetak : Buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
  3. Audio-cetak : Kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
  4. Proyeksi visual diam : Overhead transparansi (OHT), Film bingkai (slide)
  5. Proyeksi Audio visual diam : Film bingkai (slide) bersuara
  6. Visual gerak : Film bisu
  7. Audio Visual gerak : film gerak bersuara, video/VCD, televisi
  8. žObyek fisik :  Benda nyata, model, specimen
  9. žManusia dan lingkungan : Guru, Pustakawan, Laboran
  10. Komputer  :  CAI (Computer Assisted Instructional=Pembelajaran berbantuan komputer), CMI (Computer Managed Instructional).

Menurut Sadiman ada 3 Jenis Media Pembelajaran yaitu :

  1. žMedia Grafis termasuk media visual seperti gambar/foto, sketsa, diagram, bagan/chart, grafik, kartun, poster, peta, dan globe.
  2. žMedia Audio berkaitan dengan indera pendengaran. Seperti radio, alat perekam piata magnetik, piringan laboratorium bahasa.
  3. žMedia Proyeksi Diam seperti film bingkai (slide), film rangkai (film strip), media transparan, film, televisi,  video.
Maka dapat disimpulkan bahwa Jenis-jenis Media Pembelajaran adalah sbb  :
Media Audio
Media Audio adalah media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran. Dilihat dari sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi).  Contohnya : radio, kaset audio, MP3
ž      Media Visual

      Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan. Media visual menampilan materialnya dengan menggunakan alat proyeksi atau proyektor,karena melalui media ini perangkat lunak (soft ware) yang melengkapi alat proyeksi ini akan dihasilkan suatu bias cahaya atau gambar yang sesuai dengan materi yang diinginkan ; contohnya  foto, gambar, poster, kartun, grafik dll.

ž      Media Audio-Visual
Media audio-visual
disebut juga sebagai media video. Video merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Dalam media video terdapat dua unsur yang saling bersatu yaitu audio dan visual. Adanya unsur audio memungkinkan siswa untuk dapat menerima pesan pembelajaran melalui pendengaran, sedangkan unsur visual memungkinkan penciptakan pesan belajar melalui bentuk visualisasi. Contohnya : film bersuara, video, televisi, sound slide.

    ž  Media Multimedia     media yang dapat menyajikan unsur media secara lengkap, seperti : animasi. Multimedia sering diidentikan dengan komputer, internet dan pembelajaran berbasis komputer.  

ž     Media Realita : yaitu media nyata yang ada di dilingkungan alam, baik digunakan dalam keadaan hidup maupun sudah diawetkan, seperti: binatang, spesimen, herbarium dll


        KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN 

   Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengklasifikasi dan mengidentifikasi media. Menurut bentuk informasi yang digunakan, anda dapat memisahkan dan mengklasifikasi media penyaji dalam lima kelompok besar, yaitu media visual diam, media visual gerak, media audio, media audio visual diam, dan media audio visual gerak. Klasifikasi media ini dapat menjadi landasan untuk membedakan proses yang dipakai untuk menyajikan pesan, bagaimana suara dan atau gambar itu diterima, apakah melalui penglihatan langsung, proyeksi optik, proyeksi elektronik atau telekomunikasi.

     Klasifikasi sumber   belajar  tidak jauh berbeda dengan bentuknya. Klasifikasi sumber belajar menurut Degeng dalam Azhar Arshad (2006) adalah sebagai berikut:
  1. ž      Pesan (Apa informasi yang ditransmisikan?)
  2.       žOrang (Siapa/Apakah yang melakukan transmisi?)
  3.       žBahan (Siapa/Apakah yang menyimpan informasi?)
  4.       žAlat (Siapa/Apakah yang menyimpan informasi?)
  5. ž      Teknik (Bagaimana informasi itu ditransmisikan?)
  6.       žLingkungan/Latar (Di mana ditransmisikan?)
ž   Sudjana dan Ahmad Rifa’i  mengklasifikasikan media menjadi dalam empat kelompok, yaitu media grafis (dua dimensi), misalnya gambar, foto, dan grafik. Media tiga dimensi, misalnya model susun dan model kerja.   Media proyeksi, misalnya OHP dan media lingkungan (alam).

      Menurut R. Murry Thomas media pembelajaran diklasifikasikan berdasarkan jenjang pengalaman,  yaitu
(1) Pengalaman dari benda asli (reliefe experience), misalnya bola. 
(2) Pengalaman dari benda tiruan (sudstitude of reliefe experience) misalnya gambar dan foto
(3) Pengalaman dari kata-kata (word only), misalnya buku dan program radio.
 Klasifikasi Media Pemebelajaran menurut Soeparno yaitu :
  1. ž     Klasifikasi media berdasarkan karakteristiknya, dibedakan menjadi: (a) media yang memiliki karakteristik tunggal, misalnya radio. (b) media yang memiliki karakteristik  ganda, misalnya film dan TV.
  2.    žKlasifikasi media berdasarkan dimensi presentasi , yang dibedakan menjadi :  (a) Lama presentasi yaitu presentasi sekilas, misalnya TV, dan presentasi tak sekilas, misalnya OHP. (b) sifat presentasi yaitu presentasi kontinyu, misalnya TV, dan presentasi tak kontinyu, misalnya OHP.
  3.       žKlasifikasi media berdasarkan pemakainya, dapat dibedakan menjadi  (a) berdasarkan jumlah pemakai, yaitu media untuk kelas besar, kelas kecil, dan belajar individual, (b) berdasarkan usia dan tingkat pendidikan pemakai, yaitu media untuk TK, SD, SMP, SMU, dan PT.